Senin, 07 Juli 2014

Pemerolehan Bahasa (Akuisisi Bahasa) dan Penerapannya

Teori Pemerolehan Bahasa (Teori Akuisisi Bahasa)
Lima hipotesis berikut ini merangkum teori mutakhir pada pemerolehan bahasa (akuisisi bahasa). (Untuk metode pembahasan dan bukti pendukung, lihat Krashen 1994, 2004.)

Hipotesis Pemerolehan Pembelajaran
Kita memiliki dua cara yang berbeda untuk mengembangkan kemampuan dalam bahasa yang lain. Kita dapat menguasai bahasa dan kita dapat mempelajarinya.
Pemerolehan Bahasa terjadi secara tidak sadar. Ketika hal itu terjadi, kita tidak menyadari apa yang sedang terjadi. Kita berpikir kita sedang melakukan percakapan, membaca buku, menonton film. Tentu saja, kita, tetapi pada waktu yang sama, kita mungkin saja memperoleh bahasa.
Juga, sekali kita memperoleh sesuatu, kita biasanya tidak sadar bahwa sesuatu telah terjadi; pengetahuan yang disimpan di dalam otak kita secara tidak sadar.
Penelitian secara kuat mendukung pandangan bahwa kedua anak-anak dan orang dewasa dapat secara tidak sadar memperoleh bahasa. Juga, kedua bahasa lisan dan tertulis dapat diperoleh.
Kadang kala pemerolehan dirujuk sebagai “mengambil” bahasa. Ketika seseorang mengatakan, “Saya sedang berada di Perancis untuk sementara waktu, dan Saya mengambil beberapa bahasa Perancis.” Itu berarti dia memperoleh bahasa.
Mempelajari bahasa adalah proses alam sadar: ketika kita belajar, kita tau kita sedang belajar dan mencoba untuk belajar. Mempelajari bahasa adalah apa yang kita lakukan di sekolah; dalam bahasa sehari-hari, ketika kita membicarakan tentang “Aturan” dan “Tata Bahasa,” kita berbicara tentang belajar.
Perbaikan yang salah diharapkan dapat membantu pembelajaran. Ketika kita mebuat kesalahan dan memperbaikinya, kita seharusnya merubah versi aturan alam sadar kita. Jika seorang pelajar berkata, “I comes to school every day,” dan seorang guru menjawab dengan, “No, it’s ‘I come to school’,” Pelajar diharapkan menyadari bahwa –s tidak cocok dengan bentuk kata kerja orang pertama tunggal.

Hipotesis Tatanan Alam
Kita memperoleh (tidak mempelajari) bagian-bagian sebuah bahasa dalam tatanan yang dapat di tebak. Beberapa unsur tata bahasa, sebagai contoh, yang diperoleh lebih awal ketika seseorang diakuisisi.

Yulia Rachmawati
4SA02
19610350

Pemerolehan Bahasa (Akuisisi Bahasa) dan Penerapannya

Teori Pemerolehan Bahasa (Teori Akuisisi Bahasa) Lima hipotesis berikut ini merangkum teori mutakhir pada pemerolehan bahasa (akuisisi baha...